Ada yang menggelitik dari judul di atas. Namun hal tersebut benar adanya saat kita hadir di kelas Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Human Capital Development di Graha ISS.

Belajar Bahasa Inggris adalah hal biasa, lantas apa yang berbeda? Yang berbeda adalah bahwa tim pengajarnya memiliki keterbatasan dalam hal penglihatan. Ibu Irma Hikmayanti dan Ibu Vina Ridwan adalah seorang visual impaired, karena kebutaan yang mereka alami bukanlah merupakan bawaan lahir. Ibu Vina kehilangan penglihatannya pada usia 17 tahun setelah mengalami kecelakaan, sementara Ibu Irwa mengalami penurunan penglihatan sejak duduk di bangku Sekolah Dasar. Namun mereka tidak pernak patah semangat, bahkan mereka mampu menyelesaikan jenjang pendidikan yang cukup tinggi.

Ibu Vina saat ini menyandang gelar S1 (Sarjana Komunikasi) dan Ibu Irma bahkan menyelesaikan study di negeri Paman Sam (St. Thomas USA) dengan gelar S2 (Liberal Art). Mereka berdua berada di bawah naungan Mitra Netra Jakarta, dan selain mengajar mereka juga aktif berorganisasi di Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia). Mereka telah mengajar kelas Bahasa Inggris bagi karyawan ISS Indonesia yang berada di Jakarta selama dua termin sejak 2013 yang lalu. Termin pertama, menitikberatkan pada daily conversation, diikuti sekitar 24 orang (14 orang per kelas) yang terdiri dari campuran tim operation dan tim support (Head Office) dan termin kedua yang saat ini sedang berjalan, diikuti oleh 18 orang (9 orang per kelas) dari bagian administrasi dan menitikberatkan pada Business Correspondence dan Report Writing.

Berdasarkan penjabaran di atas, maka judul “Belajar dari Keterbatasan” menjadi sangat masuk akal dan mudah untuk dimengerti. Mereka berdua telah mengajarkan kepada kita untuk tidak menyerah pada keadaan. Keterbatasan yang kita miliki, tidak akan mampu menghambat kemajuan kita, selama kita memiliki semangat, harapan dan tujuan yang jelas. Bila mereka berdua bisa melakukannya, maka kita yang jauh lebih beruntung dari mereka, seharusnya bisa memberikan serta mencapai hal yang lebih baik, dari yang kita capai saat ini.

Marilah kita belajar dari keterbatasan untuk meraih kesuksesan serta kebebasan di masa yang akan datang.

About Author

Leave Comment